Senin, 03 Oktober 2016

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN
BROWNIES KOPI (SUCOKPI) DAN SIRUP KOPI JAHE (SIKOJA)

Disusun Oleh :
Kelompok KKN 75
Asef Novriansyah
A1A013069
Sheny Lustika
A1B013035
Erine Fitriana Devi
A1G013100
Farah Yuzeta Aulia
B1A013131
Keke Hamidah
DID013035
Fadhil Hazim
D1D013082
Hermayuni Sinaga
E1I013035
Wiseva Wahyu Wicaksono
E1J013082

Dosen Pembimbing Lapangan :
Andy Makhrian, S, Sos.,M. S.c.


LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS BENGKULU
2016


BAB I
PENDAHULUAN
A.   LATAR BELAKANG
Peluang bisnis dalam bidang olahan makanan memang sangat menjanjikan untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar. Salah satunya adalah dengan mengolah “BIJI KOPI” menjadi Brownies kopi dan sirup kopi yang lezat dan digemari oleh masyarakat luas. Biji kopi adalah biji dari tumbuhan kopi dan merupakan sumber dari minuman kopi. Warna bijinya adalah putih dan sebagian besar berupa endosperma. Setiap buah memiliki dua biji, buah yang hanya mengandung satu biji disebut dengan peaberry dan dipercaya memiliki rasa yang lebih baik.
Di Indonesia, kopi sudah sangat dikenal oleh sebagian masyarakat. Namun, kopi bukanlah jenis makanan favorit dan lebih dikenal sebagai makanan rakyat pedesaan. Padahal, kopi mengandung  beragam gizi yang sangat baik, bahkan jika kreatif dalam pengolahannya bisa menjadi lahan bisnis yang menguntungkan. Kopi adalah tanaman unik yang ternyata juga bisa menyerap rasa dari tanaman sekitar. Keunikan tersebut menjadikan kopi istimewa. Rasa buah kopi adalah manis. Pahit kopi dikarenakan proses penyangraian (roasting) meski ada juga yang berasal dari karakteristik biji. Selain itu, alasan lain yang menunjang rasa kopi pahit yaitu suhu dan tingkat kehalusan. Semakin tinggi suhu air yang digunakan untuk menyeduh kopi maka semakin pahit kopi. Dan semakin halus tingkat kehalusan bubuk kopi, maka kopi juga akan semakin pahit
Jahe (Zingiberaceae) merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. Manfaat jahe selain bisa untuk bumbu masakan, jahe juga dapat menghilangkan rasa mual, atasi masuk angin, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat.
Beberapa studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki resiko yang jauh lebih rendah untuk terkena beberapa jenis penyakit serius. Kopi juga dipercaya sebagai obat anti mengantuk. Bila mengantuk, maka dapat minum kopi dan kopi tersebut dapat membuat mata menjadi melek dan tidak merasakan kantuk lagi. Membuat sirup kopi ini cukuplah mudah. Bila merasa bosan dengan pilihan minuman kopi seperti kopi susu, kopi hitam, maka dapat mencoba membuat kopi dalam bentuk sirup dan dicampurakn dengan jahe.

BAB II
BUSINESSPLAN
A.  VISI &  MISI
     VISI
1.      Untuk mengembangkan kreatifitas dalam mengolah makanan terutama berbahan “Biji Kopi”
2.    Untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa kopi dapat diolah menjadi kue brownies dan sirup   yang lezat dan menyehatkan.
     MISI
1.      Meningkatkan kualitas dalam pengolahan kopi menjadi kue brownies dan sirup
2.      Melayani konsumen sebaik mungkin
3.      Menyiapkan lokasi yang strategis dan nyaman bagi pengunjung

B.     DENTIFIKASI USAHA
Usaha yang dijalankan ini diusulkan oleh:
Nama                          : KKN UNIB 79 Kelompok 75 Desa Pagar Gunung
Nama Usaha               : Brownies kopi (SUCOKPI) dan Sirup Kopi Jahe (SIKOJA)
Alamat Usaha             : Jl.Baru Manis, Bermani Ulu
No. telp. Usaha           : 082376998130
Email Usaha               : yunisinaga55@gmail.com

C. RUANG LINGKUP USAHA
                Usaha ini masih berorientasi di Desa Pagar Gunung. Namun lokasi usaha sangat strategis karena berada di . Lokasi usaha pun mudah dijangkau oleh konsumen, tersedianya fasilitas listrik air dan telepon serta dekat dengan fasilitas umum (jalan raya). Seiring berjalan nya waktu maka usah ini akan terus berkembang hingga ruang lingkup usaha pun dapat mencapai hingga ke luar kota.

D. TUJUAN
1.      Membuat produk makanan ringan yang lezat dan menyehatkan berbahan dasar kopi sehingga memiliki inovasi baru dalam bentuk kue brownies dan sirup
2.      Mendapatkan laba, sehingga meningkatkan perekonomian.
3.      Memperkenalkan produk brownies kopi dan sirup kopi jahe ini kepada masyarakat luas sebagai makanan yang memiliki cita rasa khas dari kopi itu sendiri.


BAB III
ANALISIS USAHA

    A.      RENCANA PRODUK
Bronies kopi dan sirup kopi jahe merupakan makanan dan minuman ringan yang lezat dan menyehatkan. Produk ini akan diolah dengan menggunakan bahan dasar kopi. Sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dalam bentuk kue brownies kopi dan sirup kopi jahe.  

    B.    PRODUK/JASA YANG DIHASILKAN
  •      Keistimewaan brownies kopi:

      1.      Makanan ringan yang lezat dan menyehatkan.
      2.      Dapat dihidangkan sebagai kue ulang tahun, atau dinikmati pada waktu santai
      3.      Dapat dinikmati oleh semua kalangan.
      4.      Dan memiliki harga relatif terjangkau semua kalangan
  •       Keistimewaan sirup kopi jahe:

      1.      Minuman ringan yang menyehatkan dan menyegarkan tubuh
      2.      Dapat dihidangkan dan dinikmati pada waktu santai
      3.      Dapat dinikmati oleh semua kalangan  
      4.      Dan memiliki harga yang relatis terjangkau semua kalangan.


BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA

   A.   JENIS USAHA
         Jenis usaha merupakan UKM (Usaha Kecil Menengah) yang memproduksi makanan ringan yang lezat dan menyehatkan berbahan dasar kopi dengan cita rasa yang khas berupa kue Brownies kopi dan sirup kopi jahe.

  B.    PROSPEK USAHA
         Usaha ini merupakan usaha kecil menengah, dalam usaha ini belum membutuhkan karyawan banyak. Hanya pemilik dan 2 orang karyawan saja. Namun dengan tempat strategis yang dimiliki akan sangat memungkinkan untuk usaha ini dapat berkembang pesat seiring berjalan nya waktu.
  
  BAB V
RENCANA PRODUKSI
 
A.      BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
·         Bahan-bahan untuk membuat Brownies Kopi :
1.      85 gram tepung terigu protein sedang
2.      150 gram gula pasir
3.      35 gram cokelat bubuk
4.      4 btir telur
5.      120 mentega
6.      70 gram cokelat masak batang
7.      1 sendok teh vanili bubuk
8.      7 gram atau 1 sendok makan SP (cake emulsifier)
9.      1 sdt baking powder
10.  3 sendok makan Kopi Desa Pagar Gunung
11.  60 ml susu kental manis

·         Bahan-bahan untuk membuat Sirup Kopi Jahe
1.      250 gram kopi bubuk Desa Pagar Gunung
2.      500 ml air
3.      Jahe secukupnya
4.      ½ kg gula aren
5.      ½ kg gula pasir

B.       PROSES PRODUKSI
·         Cara Membuat Brownies Kopi:
     1.      Terlebih dahulu olesi loyang dengan mentega lalu taburi dengan tepung terigu
     2.      Kemudian siapkan air yang sudah mendidih untuk proses tim pada mentega dan cokelat batang
     3.      Kemudian cairkan mentega dan cokelat batang ke dalam air yang telah mendidih
     4.      Setelah mencair, angkat adonan mentega dan cokelat batang kemudia dinginkan selama semenit
     5.      Lalu masukkan empat butir telur, 150 gram gula pasir, 7 gram SP atau 1 sendok makan, 1 sendok        teh vanili bubuk  kemudian hidupkan mixer  dengan kecepatan rendah untuk  mengaduk campuran      tersebut dengan rata.
    6.      Kemudian tingkatkan kecepatan mixer sampai adonan mengembang dan berwarna putih  
    7.      Setelah itu masukkan campuran 1 sendok teh baking powder, 85 gram tepung terigu protein        
          sedang,  35 gram cokelat bubuk lalu aduk sampai merata.
    8.      Campuran adonan yang sudah berwarna putih dan mengembang turunkan kecepatan mixer 
          kemudian masukkan campuran tepung terigu, cokelat bubuk dan baking powder lalu aduk sampai       merata setelah merata matikan mixer.
    9.      Lalu masukkan campuran mentega dan cokelat batang yang telah dicairkan kemudian aduk sampai     merata
   10.   Setelah itu ambil beberapa adonan untuk membuat lapisan hitam ditengah brownies yang         
         dicampurkan dengan 4 sendok kopi Desa Pagar Gunung dan 60 ml susu kental manis lalu aduk 
         sampai merata.
   11.  Setelah semua campuran telah merata masukkan separuh adonan ke dalam loyanglalu kukus selama    10 menit dengan api sedang.
   12.  Setelah 10 menit angkat adonan yang telah mengeras kemudian masukkan adonan yang telah    
         dicampurin  campuran kopi dan susu kental manis lalu kukus selama 10 menit dna pada lapisan    
         terakhir masukkan campuran adonan yang pertama lalu kukus selama 30 menit.
   13.  Setelah 30 menit angkat adonan yang matang kemudia potong dan masukkan ke dalam kemasan.

·         Cara membuat Sirup Kopi Jahe (SIKOJA)
   1.      Panaskan 500 ml air kemudian masukkan 250 gram kopi bubuk Desa Pagar Gunung beserta jahe          yang sudah dihaluskan sesuai selera hingga mendidih.
   2.      Kemudian, saring menggunakan saringan yang halus untuk memisahkan ampasnya.
   3.     Setelah air kopi jahenya sudah bersih dari ampas, panaskan kembali air kopi jahe tersebut dengan        menambahkan ½ kg gula pasir dan ½ kg gula aren.
   4.      Aduk hingga mengental
   5.      Setelah mengental, diamkan hingga mendingin
   6.      Setelah dingin, tuangkan ke dalam kemasan botol.
  

BAB VI
RENCANA PEMASARAN

A.    ANALISIS PERSAINGAN USAHA
Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing yaitu melalui analisis SWOT.
    1.      Strength (Kekuatan)
Untuk bisnis brownies kopi Desa Pagar Gunung ini memiliki kelebihan yaitu memiliki rasa brownies yang berbeda karena mengandung rasa kopi khas Desa Pagar Gunung sehingga masih memiliki peluang besar untuk menarik perhatian para konsumen karena untuk pesaing belum banyak yang membuka usaha kue bronies berbahan dasar kopi desa.
Untuk bisnis sirup kopi jahe Desa Pagar Gunung ini memiliki kelebihan yaitu memiliki rasa sirup kopi yang berbeda karena mengandung rasa kopi khas Desa Pagar Gunung dan dicampurkan dengan jahe sehingga masih memiliki peluang besar untuk menarik perhatian para konsumen karena untuk pesaing belum banyak yang membuka usaha sirup kopi jahe. Sirup kopi jahe dapat dikonsumsi semua kalangan dan memiliki harga terjangkau.

     2.      Weakness (Kelemahan)
Brownies kopi ini tidak dapat bertahan lama dikarenakan pengolahan yang tidak menggunakan bahan kimia atau bahan pengawet. Hanya berbahan dasar alami yaitu kopi Desa Pagar Gunung. Jadi kue ini hanya dapat bertahan sekitar7 sampai 10 hari.
Sirup kopi jahe ini tidak dapat secara langsung dikemas karena dari pengelolaan sirup kopi ini masih harus disaring agar terbebas dari ampas kopi. Di samping itu juga, sirup kopi ini memiliki rasa pahit yang dalam sehingga diberi gula yang banayk agar memiliki rasa manis.

    3.      Oppurtinity (Peluang)
a.       Bahan baku yang mudah didapatkan.
b.      Manfaat kopi yang beranekaragam.
c.  Kandungan tanaman kopi sangat banyak, terdiri dari antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh yaitu memiliki resiko yang jauh lebih rendah untuk terkena beberapa jenis penyakit serius, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi minuman kopi saja, sudah tercukupi secara minimal gizinya. Minuman kopi juga mudah dicerna.
d.  Lokasi yang strategis, lokasi Sweet Brownies kopi dan sirup kopi jahe yang terletak ditempat-tempat strategis.
     4.      Threath (Ancaman)
Pesaing dari bisnis brownies dan sirup dari bahan lain yang saat ini jauh lebih terkenal dan lebih dikenal oleh masyarakat luas.

B.       ANALISIS 4P
1)      Produk
Produk yang diolah adalah kue brownies dan minuman sirup yang berbahan dasar kopi Desa Pagar Gunung dan tanpa bahan pengawet dan pembuatan nya sangat mudah.
2)      Price
Brownies kopi dan sirup kopi jahe menawarkan harga yang dapat terjangkau oleh semua kalangan Rp 30.000/kemasan untuk brownies dan Rp 20.000/kemasan untuk sirup kopi jahe.
3)      Promotion
Promosi awal akan dilakukan dengan mendatangi rumah-kerumah dan menyebarkan pamf let-pamflet kepada masyarakat dan pengguna jalan , sebagai pengenalan terhadap sweet bronies ubi, selanjutnya apabila brownies kopi dan sirup kopi jahe mulai diminati, pasti akan ada pihak-pihak yang menyebarkan lewat mulut-kemulut tentang kenikmatan yang ditawarkan di brownies kopi dan sirup kopi jahe, dengan cara itu brownies kopi dan sirup kopi jahe yakin akan dapat semakin dekat dengan konsumen dan dapat berkembang secara pesat.
4)      Place
Brownies kopi dan sirup kopi jahe menyediakan tempat yang dapat memberi kenyamanan bagi konsumen, karena pelayan akan selalu menjaga kebersihan tempat dan juga peralatan yang digunakan. Penataan ruangan yang rapi, meja dan kursi dengan jumlah yang cukup, akan semakin membuat sweet bronies ubi menjadi tempat yang nyaman untuk para konsumennya.

C.       TARGET DAN SEGMENTASI PASAR
    1)      Geografi
Wilayah yang dijadikan target dalam bisnis brownies kopi dan sirup kopi jahe ini adalah wilayah Desa Pagar Gunung dan kota Curup.  
    2)      Demografi
Berdasarkan demografi secara pasar menuju pada mahasiswa, masyarakat khusus yang terletak disekitaran tempat usaha brownies kopi dan sirup kopi jahe ini.

D.      STRATEGI PEMASARAN
   1)      Perkenalan Bisnis
Produk yang disajikan adalah kue brownies kopi dan sirup kopi jahe yang berbahan dasar kopi dan jahe yang merupakan minuman ringan yang  lezat dan menyehatkan. Serta dapat dinikmati oleh semua kalangan.
   2)      Membangun Jaringan dengan Usaha lain yang dapat mendukung bisnis
Usaha ini memiliki produk kue bronies dan minuman sirup yang berbahan dasar kopi Desa Pagar Gunung dan jahe, sehingga dapat bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang membuka usaha dengan produk yang sama yaitu brownies dan sirup.
   3)      Menciptakan Inovasi pada Desain yang ditawarkan
Produk yang disajikan berupa kue brownies kopi dan sirup kopi jahe dengan diolesi mentega putih dan ditaburi dengan ceres dan minuman sirup dicampur dengan jahe dan gula aren. Bentuk maupun  toping dari brownies kopi dan sirup kopi jahe ini dapat dibuat sesuai pemesanan dari pelanggan.
  4)      Meningkatkan kualitas bagi pelayanan
Menyediakan website untuk wadah para konsumen memberikan saran atas produk yang dibuat oleh brownies kopi dan sirup kopi jahe.
   5)      Media pemasaran
Menambahkan No.Hp dalam brosur yang kami bagikan kesetiap pengunjung. Karena kami juga memberikan jasa pesan antar bagi pelanggan yang ingin memesan brownies kopi dan sirup kopi jahe ini. Selain itu, akan dipromosikan produk ini melalui media social seperti facebook dan twitter serta face to face. 

BAB VII
RENCANA PERMODALAN
  A.  Biaya Awal
Biaya Variabel :
Brownis Kopi (SUCOKPI) Desa Pagar Gunung
No
Keterangan
Banyak Produk
Biaya Pokok
Jumlah
1
 Tepung Terigu
1 kg
 Rp         15.000
 Rp           15.000
2
 Telur
20
 Rp          1.500
 Rp           40.000
3
 Baking Powder
5
 Rp          1.000
 Rp             5.000
4
 Cokelat balok
2
 Rp        20.000
 Rp           40.000
5
 Gula pasir
2 kg
 Rp        15.000
 Rp            15.000
6
Cokelat bubuk  
5
 Rp          2.000
 Rp             10.000
7
 Mentega
5
 Rp           6.000
 Rp            30.000
8
 Susu kental manis
5
 Rp          2.000
 Rp            10.000
9
 Bubuk kopi Desa Pagar Gunung
1,5
 Rp                  -
 Rp              -
10
Vanili bubuk 
Rp              200
 Rp            1.000
11
SP 
5
Rp            1000
Rp             5.000
 TOTAL
 Rp        171.000

Biaya Tetap :
Brownies Kopi (SUCOKPI) Desa Pagar Gunung
Biaya Tetap (Fixed Cost)
No
Keterangan
Banyaknya
Harga/Satuan
Jumlah
1
Kuas (sendok sambal)
4
 Rp                  5.000
 Rp              20.000
2
Lap Tangan
1
 Rp                  15.000
 Rp               15.000
3
Mixer
1
 Rp                300.000
 Rp             300.000
4
Pisau
1
 Rp                   7.000
 Rp                7.000
5
Loyang
4
 Rp                 25.000
 Rp            100.000
6
Kompor Gas
1
 Rp               500.000
 Rp            500.000
7
Tabung Elpiji
1
 Rp               150.000
 Rp            150.000
8
Banner, Sticker & Daftar Harga
 Rp               100.000
 Rp            100.000
9
Sewa Tempat
 Rp            1.000.000
 Rp         1.000.000
10
Biaya Promosi
 Rp               600.000
 Rp            600.000
11
Biaya Listrik Air, & Telpon
 Rp               200.000
 Rp            200.000
Total
 Rp             2.992.000

Biaya Variabel:
Sirup Kopi Jahe (SIKOJA) Desa Pagar Gunung
No
Keterangan
Banyak Produk
Biaya Pokok
Jumlah
1
 Gula pasir
1/2 kg
 Rp         15.000
 Rp           15.000
2
Gula Aren
1/2 kg
 Rp          15.000
 Rp           15.000
3
 Bubuk kopi Desa Pagar Gunung
 Rp                  -
 Rp              -
4
Jahe merah
Rp         5.000             
 Rp            5.000
 TOTAL
 Rp          35.000

Biaya Tetap
Sirup Kopi Jahe (SIKOJA) Desa Pagar Gunung
Biaya Tetap (Fixed Cost)
No
Keterangan
Banyaknya
Harga/Satuan
Jumlah
1
Sendok
2
 Rp                  5.000
 Rp              10.000
2
Saringan
1
 Rp                 15.000
 Rp              15.000
3
Pisau
1
 Rp                   7.000
 Rp                7.000
4
Kompor Gas
1
 Rp               500.000
 Rp            500.000
5
Tabung Elpiji
1
 Rp               150.000
 Rp            150.000
6
Banner, Sticker & Daftar Harga
 Rp               100.000
 Rp            100.000
7
Sewa Tempat
 Rp            1.000.000
 Rp         1.000.000
8
Biaya Promosi
 Rp               600.000
 Rp            600.000
9
Biaya Listrik Air, & Telpon
 Rp               200.000
 Rp            200.000
Total
 Rp             2.577.000
   
  B.  HARGA PER UNIT
            Harga jual brownies kopi satu kemasan Rp 30.000 dan sirup kopi jahe Rp 20.000. Target penjualan brownies kopi per hari adalah 50 kemasan dan sirup kopi jahe per hari adalah 50 botol .   

  C.  MODAL AWAL 
·         Total biaya awal brownies kopi
Rp 171.000 + Rp 2.992.000 = Rp 3.163.000
·         Total biaya awal sirup kopi jahe
Rp 35.000 + Rp 2.577.000 = Rp 2.612.000

  D.  ANALSIS KEUNTUNGAN
·           Waktu berjualan brownies kopi yaitu hari senin s/d minggu. Berikut  rinciannya :
          -   Pendapatan Harian = Rp 30.000 x 20 kemasan  = Rp 600.000
          -   Pendapatan bulanan = Rp 600.000 x 30 hari =  Rp 18.000.000
·           Waktu berjualan sirup kopi jahe yaitu hari senin s/d minggu. Berikut  rinciannya :
         -    Pendapatan Harian = Rp 20.000 x 20 kemasan  = Rp 400.000
         -    Pendapatan bulanan = Rp 400.000 x 30 hari =  Rp 12.000.000
Jika diasumsikan penjualan brownies kopi 1 tahun konstan, maka:
         -    Pendapatan yang akan dicapai  = Rp 18.000.000 x 12 = Rp 216.000.000
        -    Dan dengan biaya variabel = Rp 171.000 x 12 = Rp 2.052.000
Jika diasumsikan penjualan sirup kopi jahe 1 tahun konstan, maka:
         -   Pendapatan yang akan dicapai  = Rp 12.000.000 x 12 = Rp 144.000.000
         -   Dan dengan biaya variabel = Rp 35.000 x 12 = Rp 420.000
  • Maka laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun untuk brownis kopi adalah

           Rp 216.000.000 – Rp 2.052.000= Rp 213.948.000
  • Maka laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun untuk sirup kopi jahe adalah

           Rp 144.000.000 – Rp 420.000= Rp 359.580.000

   E.   PENGEMBALIAN MODAL
Total modal awal brownies kopi : keuntungan per bulan = Rp 3.163.000: Rp 18.000.000 = 0,1 bulan  (35 hari)
Total modal awal sirup kopi jahe : keuntungan per bulan = Rp 2.612.000: Rp 12.000.000 = 0,2 bulan  (35 hari)

BAB VIII
RENCANA ORGANISASI

Rencana Organisasi brownies kopi dan sirup kopi jahe dari masyarakat desa pagar gung yang melayani para konsumen.

BAB IX
RESIKO

Resiko yang mungkin terjadi dalam usaha yaitu persaingan dari pengusaha yang sama memproduksi brownies dan sirup yang berbahan kopi dan juga mutu dari bahan yang diperoleh bisa saja memiliki kualitas rendah atau rusak karena tidak tahan lama sehingga berdampak juga pada kualitas produk yang dihasilkan dan mengakibatkan berkurangnya pembeli produk brownies kopi dan sirup kopi jahe.

BAB X
PENUTUP
   A.  Kesimpulan
       Usaha brownies kopi dan sirup kopi jahe ini merupakan usaha yang memiliki peluang besar untuk memperole keuntungan besar dan menarik banyak pelanggan. Karena manfaat dari kopi itu sendiri serta dapat menciptakan rasa yang khas sebagai makanan dan minuman ringan yang lezat dan menyehatkan. Dan juga usaha brownies kopi dan sirup kopi jahe ini memiliki tempat yang strategis yaitu di kota curup dan desa pagar gunung serta memiliki harga yang relatif terjangkau. Dan dapat dinikmati oleh semua kalangan mulai dari balita-orang tua.

    B.  Saran
       Didalam melakukan usaha dituntut untuk selalu serius didalam berbagai persoalan dan selalu fokus pada peluang, tidak bisa dalam memulai bisnis itu secara setengah-setengah, dan bermalas-malasan yang berharap pada keberuntungan, terjadinya suatu kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam menjalankan dalah suatu keharusan. Dalam berwirausaha perhitungan dalam awal usaha sangatlah penting, karena apabila terjadi kesalahan dalam menentukan perhitungan awal, maka yang akan terjadi adalah ketidakseimbangan dalam pendapatan. Sebaiknya di dalam memulai berwirausaha, sebaiknya bertanya pada yang lebih berpengalaman.dengan semikian setidaknya akan terhindar dari resiko kegagalan maupun kerugian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar