PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN
BROWNIES KOPI (SUCOKPI) DAN SIRUP
KOPI JAHE (SIKOJA)
Disusun Oleh :
Kelompok KKN 75
|
Asef
Novriansyah
|
A1A013069
|
|
Sheny
Lustika
|
A1B013035
|
|
Erine
Fitriana Devi
|
A1G013100
|
|
Farah
Yuzeta Aulia
|
B1A013131
|
|
Keke
Hamidah
|
DID013035
|
|
Fadhil
Hazim
|
D1D013082
|
|
Hermayuni
Sinaga
|
E1I013035
|
|
Wiseva
Wahyu Wicaksono
|
E1J013082
|
Dosen Pembimbing Lapangan :
Andy Makhrian, S, Sos.,M. S.c.
LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS BENGKULU
2016
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Peluang bisnis dalam bidang olahan makanan memang sangat
menjanjikan untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar. Salah satunya adalah
dengan mengolah “BIJI KOPI” menjadi Brownies kopi dan sirup kopi yang lezat dan
digemari oleh masyarakat luas. Biji kopi adalah biji dari tumbuhan kopi dan merupakan sumber dari minuman kopi. Warna bijinya adalah
putih dan sebagian besar berupa endosperma.
Setiap buah memiliki dua biji, buah yang hanya mengandung satu biji disebut
dengan peaberry dan dipercaya memiliki rasa yang lebih
baik.
Di Indonesia, kopi sudah
sangat dikenal oleh sebagian masyarakat. Namun, kopi bukanlah
jenis makanan favorit dan lebih dikenal sebagai makanan rakyat pedesaan. Padahal, kopi mengandung beragam gizi yang sangat baik,
bahkan jika kreatif dalam pengolahannya bisa menjadi lahan bisnis yang
menguntungkan. Kopi adalah tanaman unik yang ternyata
juga bisa menyerap rasa dari tanaman sekitar. Keunikan tersebut menjadikan kopi
istimewa. Rasa buah kopi adalah manis. Pahit kopi dikarenakan proses
penyangraian (roasting) meski ada juga yang berasal dari karakteristik
biji. Selain itu, alasan lain yang menunjang rasa kopi pahit yaitu suhu dan
tingkat kehalusan. Semakin tinggi suhu air yang digunakan untuk menyeduh kopi
maka semakin pahit kopi. Dan semakin halus tingkat kehalusan bubuk kopi, maka
kopi juga akan semakin pahit
Jahe (Zingiberaceae) merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu.
Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa
yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak
dan obat-obatan tradisional. Manfaat jahe selain bisa untuk bumbu masakan, jahe
juga dapat menghilangkan rasa mual, atasi masuk angin, pereda kejang, anti
pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat.
Beberapa studi menunjukkan bahwa
peminum kopi memiliki resiko yang jauh lebih rendah untuk terkena beberapa
jenis penyakit serius. Kopi juga dipercaya sebagai obat anti mengantuk. Bila
mengantuk, maka dapat minum kopi dan kopi tersebut dapat membuat mata menjadi
melek dan tidak merasakan kantuk lagi. Membuat sirup kopi ini cukuplah mudah. Bila
merasa bosan dengan pilihan minuman kopi seperti kopi susu, kopi hitam, maka
dapat mencoba membuat kopi dalam bentuk sirup dan dicampurakn dengan jahe.
BAB II
BUSINESSPLAN
A. VISI
& MISI
VISI
1.
Untuk mengembangkan kreatifitas dalam mengolah makanan
terutama berbahan “Biji Kopi”
2. Untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa kopi dapat
diolah menjadi kue brownies dan sirup yang lezat dan menyehatkan.
MISI
1.
Meningkatkan kualitas dalam pengolahan kopi menjadi
kue brownies dan sirup
2.
Melayani konsumen sebaik mungkin
3.
Menyiapkan lokasi yang strategis dan nyaman bagi
pengunjung
B.
DENTIFIKASI USAHA
Usaha yang dijalankan ini diusulkan
oleh:
Nama :
KKN UNIB 79 Kelompok 75 Desa Pagar Gunung
Nama Usaha : Brownies kopi (SUCOKPI) dan Sirup Kopi Jahe (SIKOJA)
Alamat Usaha :
Jl.Baru Manis, Bermani Ulu
No. telp. Usaha :
082376998130
C. RUANG LINGKUP USAHA
Usaha
ini masih berorientasi di Desa Pagar Gunung. Namun lokasi usaha sangat strategis
karena berada di . Lokasi usaha pun mudah dijangkau oleh konsumen, tersedianya
fasilitas listrik air dan telepon serta dekat dengan fasilitas umum (jalan
raya). Seiring berjalan nya waktu maka usah ini akan terus berkembang hingga
ruang lingkup usaha pun dapat mencapai hingga ke luar kota.
D. TUJUAN
1.
Membuat produk makanan ringan yang lezat dan
menyehatkan berbahan dasar kopi sehingga memiliki inovasi baru dalam bentuk kue
brownies dan sirup
2.
Mendapatkan laba, sehingga meningkatkan perekonomian.
3.
Memperkenalkan produk brownies kopi dan sirup kopi
jahe ini kepada masyarakat luas sebagai makanan yang memiliki cita rasa khas
dari kopi itu sendiri.
BAB III
ANALISIS USAHA
A.
RENCANA PRODUK
Bronies kopi dan sirup kopi jahe
merupakan makanan dan minuman ringan yang lezat dan menyehatkan. Produk ini
akan diolah dengan menggunakan bahan dasar kopi. Sehingga menghasilkan cita
rasa yang khas dalam bentuk kue brownies kopi dan sirup kopi jahe.
B. PRODUK/JASA
YANG DIHASILKAN
- Keistimewaan brownies kopi:
1. Makanan
ringan yang lezat dan menyehatkan.
2. Dapat dihidangkan
sebagai kue ulang tahun, atau dinikmati pada waktu santai
3. Dapat
dinikmati oleh semua kalangan.
4. Dan memiliki
harga relatif terjangkau semua kalangan
- Keistimewaan sirup kopi jahe:
1. Minuman
ringan yang menyehatkan dan menyegarkan tubuh
2. Dapat
dihidangkan dan dinikmati pada waktu santai
3. Dapat
dinikmati oleh semua kalangan
4. Dan memiliki
harga yang relatis terjangkau semua kalangan.
BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA
A. JENIS USAHA
Jenis
usaha merupakan UKM (Usaha Kecil Menengah) yang memproduksi makanan ringan yang
lezat dan menyehatkan berbahan dasar kopi dengan cita rasa yang khas berupa kue
Brownies kopi dan sirup kopi jahe.
B. PROSPEK
USAHA
Usaha
ini merupakan usaha kecil menengah, dalam usaha ini belum membutuhkan karyawan
banyak. Hanya pemilik dan 2 orang karyawan saja. Namun dengan tempat strategis
yang dimiliki akan sangat memungkinkan untuk usaha ini dapat berkembang pesat
seiring berjalan nya waktu.
BAB V
RENCANA PRODUKSI
A.
BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
·
Bahan-bahan untuk membuat Brownies Kopi :
1.
85 gram tepung
terigu protein sedang
2.
150 gram gula
pasir
3.
35 gram cokelat
bubuk
4.
4 btir telur
5.
120 mentega
6.
70 gram cokelat
masak batang
7.
1 sendok teh
vanili bubuk
8.
7 gram atau 1
sendok makan SP (cake emulsifier)
9.
1 sdt baking
powder
10. 3 sendok makan Kopi Desa Pagar Gunung
11. 60 ml susu kental manis
·
Bahan-bahan
untuk membuat Sirup Kopi Jahe
1. 250 gram kopi bubuk Desa Pagar Gunung
2. 500 ml air
3. Jahe secukupnya
4.
½ kg gula aren
5.
½ kg gula pasir
B.
PROSES PRODUKSI
·
Cara Membuat Brownies Kopi:
1.
Terlebih dahulu
olesi loyang dengan mentega lalu taburi dengan tepung terigu
2.
Kemudian siapkan
air yang sudah mendidih untuk proses tim pada mentega dan cokelat batang
3.
Kemudian cairkan
mentega dan cokelat batang ke dalam air yang telah mendidih
4.
Setelah mencair,
angkat adonan mentega dan cokelat batang kemudia dinginkan selama semenit
5.
Lalu masukkan
empat butir telur, 150 gram gula pasir, 7 gram SP atau 1 sendok makan, 1 sendok teh vanili bubuk kemudian hidupkan
mixer dengan kecepatan rendah untuk mengaduk campuran tersebut dengan rata.
6.
Kemudian
tingkatkan kecepatan mixer sampai adonan mengembang dan berwarna putih
7.
Setelah itu
masukkan campuran 1 sendok teh baking powder, 85 gram tepung terigu protein
sedang, 35 gram cokelat bubuk lalu aduk
sampai merata.
8.
Campuran adonan
yang sudah berwarna putih dan mengembang turunkan kecepatan mixer
kemudian
masukkan campuran tepung terigu, cokelat bubuk dan baking powder lalu aduk
sampai merata setelah merata matikan mixer.
9.
Lalu masukkan
campuran mentega dan cokelat batang yang telah dicairkan kemudian aduk sampai merata
10. Setelah itu ambil beberapa adonan untuk membuat
lapisan hitam ditengah brownies yang
dicampurkan dengan 4 sendok kopi Desa
Pagar Gunung dan 60 ml susu kental manis lalu aduk
sampai merata.
11. Setelah semua campuran telah merata masukkan separuh
adonan ke dalam loyanglalu kukus selama 10 menit dengan api sedang.
12. Setelah 10 menit angkat adonan yang telah mengeras
kemudian masukkan adonan yang telah
dicampurin
campuran kopi dan susu kental manis lalu kukus selama 10 menit dna pada
lapisan
terakhir masukkan campuran adonan yang pertama lalu kukus selama 30
menit.
13. Setelah 30 menit angkat adonan yang matang kemudia
potong dan masukkan ke dalam kemasan.
·
Cara membuat Sirup Kopi Jahe (SIKOJA)
1. Panaskan 500
ml air kemudian masukkan 250 gram kopi
bubuk Desa Pagar Gunung beserta jahe yang sudah dihaluskan sesuai selera hingga
mendidih.
2. Kemudian, saring menggunakan saringan yang halus untuk
memisahkan ampasnya.
3. Setelah air
kopi jahenya sudah bersih dari ampas, panaskan kembali air kopi jahe tersebut
dengan menambahkan ½ kg gula pasir dan ½ kg gula aren.
4. Aduk hingga
mengental
5. Setelah
mengental, diamkan hingga mendingin
6. Setelah
dingin, tuangkan ke dalam kemasan botol.
BAB VI
RENCANA PEMASARAN
A.
ANALISIS PERSAINGAN USAHA
Setiap kegiatan untuk memulai usaha
harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing yaitu melalui
analisis SWOT.
1. Strength
(Kekuatan)
Untuk bisnis brownies kopi Desa
Pagar Gunung ini memiliki kelebihan yaitu memiliki rasa brownies yang berbeda
karena mengandung rasa kopi khas Desa Pagar Gunung sehingga masih memiliki
peluang besar untuk menarik perhatian para konsumen karena untuk pesaing belum
banyak yang membuka usaha kue bronies berbahan dasar kopi desa.
Untuk bisnis sirup kopi jahe Desa
Pagar Gunung ini memiliki kelebihan yaitu memiliki rasa sirup kopi yang berbeda
karena mengandung rasa kopi khas Desa Pagar Gunung dan dicampurkan dengan jahe
sehingga masih memiliki peluang besar untuk menarik perhatian para konsumen
karena untuk pesaing belum banyak yang membuka usaha sirup kopi jahe. Sirup
kopi jahe dapat dikonsumsi semua kalangan dan memiliki harga terjangkau.
2. Weakness
(Kelemahan)
Brownies kopi ini tidak dapat
bertahan lama dikarenakan pengolahan yang tidak menggunakan bahan kimia atau
bahan pengawet. Hanya berbahan dasar alami yaitu kopi Desa Pagar Gunung. Jadi
kue ini hanya dapat bertahan sekitar7 sampai 10 hari.
Sirup kopi jahe ini tidak dapat
secara langsung dikemas karena dari pengelolaan sirup kopi ini masih harus
disaring agar terbebas dari ampas kopi. Di samping itu juga, sirup kopi ini
memiliki rasa pahit yang dalam sehingga diberi gula yang banayk agar memiliki
rasa manis.
3. Oppurtinity
(Peluang)
a.
Bahan baku yang mudah didapatkan.
b.
Manfaat kopi yang beranekaragam.
c. Kandungan tanaman kopi sangat banyak, terdiri dari antioksidan
dan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh yaitu memiliki resiko
yang jauh lebih rendah untuk terkena beberapa jenis penyakit serius, sehingga
apabila orang hanya mengonsumsi minuman kopi saja, sudah tercukupi secara
minimal gizinya. Minuman kopi juga mudah dicerna.
d. Lokasi yang strategis, lokasi Sweet Brownies kopi dan
sirup kopi jahe yang terletak ditempat-tempat strategis.
4. Threath
(Ancaman)
Pesaing dari
bisnis brownies dan sirup dari bahan lain yang saat ini jauh lebih terkenal dan
lebih dikenal oleh masyarakat luas.
B.
ANALISIS 4P
1)
Produk
Produk yang diolah adalah kue brownies
dan minuman sirup yang berbahan dasar kopi Desa Pagar Gunung dan tanpa bahan
pengawet dan pembuatan nya sangat mudah.
2)
Price
Brownies kopi dan sirup kopi jahe
menawarkan harga yang dapat terjangkau oleh semua kalangan Rp 30.000/kemasan
untuk brownies dan Rp 20.000/kemasan untuk sirup kopi jahe.
3)
Promotion
Promosi awal akan dilakukan dengan
mendatangi rumah-kerumah dan menyebarkan pamf let-pamflet kepada masyarakat dan
pengguna jalan , sebagai pengenalan terhadap sweet bronies ubi, selanjutnya
apabila brownies kopi dan sirup kopi jahe mulai diminati, pasti akan ada
pihak-pihak yang menyebarkan lewat mulut-kemulut tentang kenikmatan yang
ditawarkan di brownies kopi dan sirup kopi jahe, dengan cara itu brownies kopi
dan sirup kopi jahe yakin akan dapat semakin dekat dengan konsumen dan dapat
berkembang secara pesat.
4)
Place
Brownies kopi
dan sirup kopi jahe menyediakan tempat yang dapat memberi kenyamanan bagi
konsumen, karena pelayan akan selalu menjaga kebersihan tempat dan juga
peralatan yang digunakan. Penataan ruangan yang rapi, meja dan kursi dengan
jumlah yang cukup, akan semakin membuat sweet bronies ubi menjadi tempat yang
nyaman untuk para konsumennya.
C.
TARGET DAN SEGMENTASI PASAR
1) Geografi
Wilayah yang dijadikan target dalam
bisnis brownies kopi dan sirup kopi jahe ini adalah wilayah Desa Pagar Gunung
dan kota Curup.
2) Demografi
Berdasarkan
demografi secara pasar menuju pada mahasiswa, masyarakat khusus yang terletak
disekitaran tempat usaha brownies kopi dan sirup kopi jahe ini.
D.
STRATEGI PEMASARAN
1) Perkenalan
Bisnis
Produk yang disajikan adalah kue brownies
kopi dan sirup kopi jahe yang berbahan dasar kopi dan jahe yang merupakan
minuman ringan yang lezat dan menyehatkan. Serta dapat dinikmati
oleh semua kalangan.
2)
Membangun Jaringan dengan Usaha lain yang dapat mendukung
bisnis
Usaha ini memiliki produk kue
bronies dan minuman sirup yang berbahan dasar kopi Desa Pagar Gunung dan jahe,
sehingga dapat bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang membuka usaha
dengan produk yang sama yaitu brownies dan sirup.
3) Menciptakan
Inovasi pada Desain yang ditawarkan
Produk yang disajikan berupa kue brownies
kopi dan sirup kopi jahe dengan diolesi mentega putih dan ditaburi dengan ceres
dan minuman sirup dicampur dengan jahe dan gula aren. Bentuk
maupun toping dari brownies kopi dan sirup kopi jahe ini dapat
dibuat sesuai pemesanan dari pelanggan.
4) Meningkatkan
kualitas bagi pelayanan
Menyediakan website untuk wadah para
konsumen memberikan saran atas produk yang dibuat oleh brownies kopi dan sirup
kopi jahe.
5) Media pemasaran
Menambahkan No.Hp dalam brosur yang
kami bagikan kesetiap pengunjung. Karena kami juga memberikan jasa pesan antar
bagi pelanggan yang ingin memesan brownies kopi dan sirup kopi jahe ini. Selain
itu, akan dipromosikan produk ini melalui media social seperti facebook dan
twitter serta face to face.
BAB VII
RENCANA PERMODALAN
A. Biaya Awal
Biaya Variabel :
|
Brownis
Kopi (SUCOKPI) Desa Pagar Gunung
|
||||
|
No
|
Keterangan
|
Banyak
Produk
|
Biaya
Pokok
|
Jumlah
|
|
1
|
Tepung
Terigu
|
1 kg
|
Rp 15.000
|
Rp
15.000
|
|
2
|
Telur
|
20
|
Rp 1.500
|
Rp 40.000
|
|
3
|
Baking
Powder
|
5
|
Rp 1.000
|
Rp
5.000
|
|
4
|
Cokelat
balok
|
2
|
Rp 20.000
|
Rp 40.000
|
|
5
|
Gula
pasir
|
2 kg
|
Rp 15.000
|
Rp 15.000
|
|
6
|
Cokelat
bubuk
|
5
|
Rp 2.000
|
Rp 10.000
|
|
7
|
Mentega
|
5
|
Rp 6.000
|
Rp 30.000
|
|
8
|
Susu
kental manis
|
5
|
Rp 2.000
|
Rp 10.000
|
|
9
|
Bubuk
kopi Desa Pagar Gunung
|
1,5
|
Rp -
|
Rp -
|
|
10
|
Vanili bubuk
|
5
|
Rp 200
|
Rp 1.000
|
|
11
|
SP
|
5
|
Rp
1000
|
Rp
5.000
|
|
TOTAL
|
Rp 171.000
|
|||
Biaya Tetap :
|
Brownies
Kopi (SUCOKPI) Desa Pagar Gunung
|
|||||
|
Biaya
Tetap (Fixed Cost)
|
|||||
|
No
|
Keterangan
|
Banyaknya
|
Harga/Satuan
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Kuas
(sendok sambal)
|
4
|
Rp 5.000
|
Rp 20.000
|
|
|
2
|
Lap Tangan
|
1
|
Rp
15.000
|
Rp
15.000
|
|
|
3
|
Mixer
|
1
|
Rp
300.000
|
Rp
300.000
|
|
|
4
|
Pisau
|
1
|
Rp 7.000
|
Rp 7.000
|
|
|
5
|
Loyang
|
4
|
Rp 25.000
|
Rp 100.000
|
|
|
6
|
Kompor Gas
|
1
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
|
7
|
Tabung
Elpiji
|
1
|
Rp 150.000
|
Rp 150.000
|
|
|
8
|
Banner,
Sticker & Daftar Harga
|
Rp 100.000
|
Rp 100.000
|
||
|
9
|
Sewa
Tempat
|
Rp 1.000.000
|
Rp 1.000.000
|
||
|
10
|
Biaya
Promosi
|
Rp 600.000
|
Rp 600.000
|
||
|
11
|
Biaya Listrik
Air, & Telpon
|
Rp 200.000
|
Rp 200.000
|
||
|
Total
|
Rp 2.992.000
|
||||
Biaya Variabel:
|
Sirup Kopi
Jahe (SIKOJA) Desa Pagar Gunung
|
||||
|
No
|
Keterangan
|
Banyak
Produk
|
Biaya
Pokok
|
Jumlah
|
|
1
|
Gula
pasir
|
1/2 kg
|
Rp 15.000
|
Rp
15.000
|
|
2
|
Gula Aren
|
1/2 kg
|
Rp 15.000
|
Rp 15.000
|
|
3
|
Bubuk
kopi Desa Pagar Gunung
|
Rp -
|
Rp -
|
|
|
4
|
Jahe merah
|
Rp
5.000
|
Rp 5.000
|
|
|
TOTAL
|
Rp 35.000
|
|||
Biaya Tetap
|
Sirup Kopi
Jahe (SIKOJA) Desa Pagar Gunung
|
|||||
|
Biaya
Tetap (Fixed Cost)
|
|||||
|
No
|
Keterangan
|
Banyaknya
|
Harga/Satuan
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Sendok
|
2
|
Rp 5.000
|
Rp 10.000
|
|
|
2
|
Saringan
|
1
|
Rp 15.000
|
Rp 15.000
|
|
|
3
|
Pisau
|
1
|
Rp 7.000
|
Rp 7.000
|
|
|
4
|
Kompor Gas
|
1
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
|
5
|
Tabung
Elpiji
|
1
|
Rp 150.000
|
Rp 150.000
|
|
|
6
|
Banner,
Sticker & Daftar Harga
|
Rp 100.000
|
Rp 100.000
|
||
|
7
|
Sewa
Tempat
|
Rp 1.000.000
|
Rp 1.000.000
|
||
|
8
|
Biaya
Promosi
|
Rp 600.000
|
Rp 600.000
|
||
|
9
|
Biaya
Listrik Air, & Telpon
|
Rp 200.000
|
Rp 200.000
|
||
|
Total
|
Rp 2.577.000
|
||||
B. HARGA PER UNIT
Harga
jual brownies kopi satu kemasan Rp 30.000 dan sirup kopi jahe Rp 20.000. Target
penjualan brownies kopi per hari adalah 50 kemasan dan sirup kopi jahe per hari
adalah 50 botol .
C. MODAL AWAL
·
Total biaya awal brownies kopi
Rp 171.000 + Rp 2.992.000 = Rp 3.163.000
·
Total biaya awal sirup kopi jahe
Rp 35.000 + Rp 2.577.000 = Rp 2.612.000
D. ANALSIS KEUNTUNGAN
·
Waktu berjualan brownies kopi yaitu hari senin s/d
minggu. Berikut rinciannya :
- Pendapatan
Harian = Rp 30.000 x 20 kemasan = Rp 600.000
- Pendapatan
bulanan = Rp 600.000 x 30 hari = Rp 18.000.000
·
Waktu berjualan sirup kopi jahe yaitu hari senin s/d
minggu. Berikut rinciannya :
- Pendapatan
Harian = Rp 20.000 x 20 kemasan = Rp 400.000
- Pendapatan
bulanan = Rp 400.000 x 30 hari = Rp 12.000.000
Jika diasumsikan penjualan brownies kopi 1 tahun
konstan, maka:
- Pendapatan
yang akan dicapai = Rp 18.000.000 x 12 = Rp 216.000.000
- Dan
dengan biaya variabel = Rp 171.000 x 12 = Rp 2.052.000
Jika diasumsikan penjualan sirup kopi jahe 1
tahun konstan, maka:
- Pendapatan
yang akan dicapai = Rp 12.000.000 x 12 = Rp 144.000.000
- Dan
dengan biaya variabel = Rp 35.000 x 12 = Rp 420.000
- Maka laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun untuk brownis kopi adalah
Rp 216.000.000
– Rp 2.052.000= Rp 213.948.000
- Maka laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun untuk sirup kopi jahe adalah
Rp 144.000.000
– Rp 420.000= Rp 359.580.000
E. PENGEMBALIAN MODAL
Total modal awal brownies kopi :
keuntungan per bulan = Rp 3.163.000: Rp 18.000.000 = 0,1 bulan (35
hari)
Total modal awal sirup kopi jahe :
keuntungan per bulan = Rp 2.612.000: Rp 12.000.000 = 0,2 bulan (35
hari)
BAB VIII
RENCANA ORGANISASI
Rencana Organisasi brownies kopi
dan sirup kopi jahe dari masyarakat desa pagar gung yang melayani para
konsumen.
BAB IX
RESIKO
Resiko yang mungkin terjadi dalam
usaha yaitu persaingan dari pengusaha yang sama memproduksi brownies dan sirup
yang berbahan kopi dan juga mutu dari bahan yang diperoleh bisa saja memiliki
kualitas rendah atau rusak karena tidak tahan lama sehingga berdampak juga pada
kualitas produk yang dihasilkan dan mengakibatkan berkurangnya pembeli
produk brownies kopi dan sirup kopi jahe.
BAB X
PENUTUP
A. Kesimpulan
Usaha brownies
kopi dan sirup kopi jahe ini merupakan usaha yang memiliki peluang besar untuk
memperole keuntungan besar dan menarik banyak pelanggan. Karena manfaat dari kopi
itu sendiri serta dapat menciptakan rasa yang khas sebagai makanan dan minuman
ringan yang lezat dan menyehatkan. Dan juga usaha brownies kopi dan sirup kopi
jahe ini memiliki tempat yang strategis yaitu di kota curup dan desa pagar
gunung serta memiliki harga yang relatif terjangkau. Dan dapat dinikmati oleh
semua kalangan mulai dari balita-orang tua.
B. Saran
Didalam
melakukan usaha dituntut untuk selalu serius didalam berbagai persoalan dan
selalu fokus pada peluang, tidak bisa dalam memulai bisnis itu secara
setengah-setengah, dan bermalas-malasan yang berharap pada keberuntungan,
terjadinya suatu kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain
namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam
menjalankan dalah suatu keharusan. Dalam berwirausaha perhitungan dalam awal
usaha sangatlah penting, karena apabila terjadi kesalahan dalam menentukan
perhitungan awal, maka yang akan terjadi adalah ketidakseimbangan dalam
pendapatan. Sebaiknya di dalam memulai berwirausaha, sebaiknya bertanya pada
yang lebih berpengalaman.dengan semikian setidaknya akan terhindar dari resiko
kegagalan maupun kerugian.

